F. ALAM

Mahakam RiverPESONA MAHAKAM

Orang Kalimantan akan bilang bahwa kalau anda pernah ke sungai Mahakam, apalagi menyentuh atau meminum airnya, anda pasti akan kembali mengunjungi Kalimantan. Memang, pesona Mahakam begitu luar biasa. Menyusuri sungai itu bagaikan menerobos keindahan demi keindahan yang tiada berujung.

Mahakam adalah sungai terbesar dan terpandang di Provinsi Kalimantan Timur. Panjangnya 720 kilometer dan dapat dilayari sejauh 480 kilometer dari muara sampai kota Laham. Sungai ini bermata air di Pegunungan Iban (perbatasan dengan Serawak) dan bermuara di selat Ujungpandang. Sungai Mahakam melewati dua kota penting yaitu Samarinda dan Tenggarong.

KEKAYAAN FAUNA

Menurut Widjono (1998), diperkirakan 10 persen dari jenis tumbuh-tumbuhan yang ada di muka bumi ini dapat ditemukan di hutan tropis Kalimantan yang sebagian besar merupakan jenis endemik. Menurut sumber lain, di Kalimantan Timur saja diperkirakan tumbuh antara 1000 sampai 189.000 jenis tumbuhan. Di antaranya yang sangat eksotik adalah Anggrek Hitam yang harga per bunganya bisa mencapai Rp. 100.000 sampai Rp. 500.000.

HASIL HUTAN

Kalimantan kesohor dengan hutannya yang luar biasa. Hutan ini bukan hanya menghasilkan kayu yang telah lama banyak dijarah oleh orang-orang serakah. Widjono (1998) mendaftarkan berbagai hasil hutan Kalimantan di luar kayu sebagai berikut. Pertama, gaharu yang menebarkan aroma harum, bisa dipakai sebagai dupa seperti yang dipakai orang-orang Cina, India, dan Arab. Menurut catatan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, produksi gaharu mencapai 1.633 ton per tahun sejak 1992. Kedua, sarang burung, banyak ditemui di gua-gua hutan primer Kalimantan. Ketiga, batu guliga, bentuknya endapan yang mengeras, terdapat pada organ tubuh binatang-binatang tertentu di hutan Kalimantan, berguna sebagai obat. Keempat, cula badak (didermocerus sumstrensia) yang bermanfaat sebagai obat manjur. Kelima, resin atau damar yang bermanfaat sebagai alat perekat. Keenam, rotan, tanaman bersulur yang multi guna. Ketujuh, getah perca dari pohon berumpun palaqium, bermanfaat sebagai perekat dan dempul tahan air. Kedelapan, kapur atau champor uang berguna sebagai obat. Kesembilan, lilin lebah dan madu. Kesepuluh, tengkawang yang dikenal sebagai mentega hijau atau borneo tallow, berguna sebagai bahan minyak goreng.

Published in: on September 14, 2009 at 7:54 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://lovedayak.wordpress.com/2009/09/14/f-alam/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: